PDI Perjuangan Jember Sarankan Bunga Desaku Dihentikan

PDI Perjuangan Jember Sarankan Bunga Desaku Dihentikan

JEMBER – Dewan Pimpinan Cabang PDI Perjuangan Kabupaten Jember, Jawa Timur, menyarankan program ‘Bunga Desaku’ atau Bupati Ngantor di Desa dan Kelurahan ditiadakan untuk efisiensi anggaran pada masa krisis ekonomi. 

Bunga Desaku adalah acara kunjungan langsung Bupati Muhammad Fawait secara bergiliran ke 226 desa dan 22 kelurahan untuk menyapa langsung masyarakat dan menyosialisasikan program-program pembangunan. Kegiatan itu selalu diikuti oleh para pejabat organisasi perangkat daerah.

“Mohon maaf. Saya bukan tidak sepakat dengan acaranya. Tapi acara itu bisa diganti, dan Bupati sudah melakukan sebetulnya selama ini,” kata Ketua DPC PDI Perjuangan Jember Widarto, Minggu (22/3/2026).

Widarto menyebut acara siaran langsung di media sosial TikTok atau melalui kanal pengaduan Wadul Guse, sebagaimana dilakukan Bupati Fawait selama ini lebih efektif dan menyentuh masyarakat.

“Saya yakin masyarakat kita lebih nyaman menyampaikan persoalan-persoalan ketika live TikTok, live IG di Wadul Guse, dibanding ketemu langsung saat Bunga Desaku,” kata Widarto.

Saat Bunga Desaku, warga justru tidak bisa bebas menyampaikan unek-unek. “Anda bisa bayangkan ketika Bunga Desaku bagaimana psikologi warga, karena ada Pak Camat, Pak Kades, dan macam-macam. Kalau dia mau ngomong aneh-aneh, pasti mikir, apalagi rakyat kecil,” kata Widarto.

Post Comment