KAI Catat Banyuwamgi Jadi Penyumbang Penumpang di Daop 9 Triwulan I 2026
BANYUWANGI – Kabupaten Banyuwangi mendominasi pergerakan penumpang kereta api di wilayah Daerah Operasi (Daop) 9 Jember, selama triwulan I 2026.
Manager Hukum dan Humas Daop 9, Cahyo Widiantoro, mengatakan peningkatan ini dipengaruhi tingginya mobilitas masyarakat pada awal tahun, termasuk periode libur panjang dan angkutan Lebaran.
Data mencatat, Banyuwangi menjadi wilayah dengan jumlah penumpang tertinggi, mencapai 795.810 orang dari seluruh stasiun yang melayani 26 perjalanan kereta api.
“Stasiun Banyuwangi Kota menjadi yang paling sibuk dengan total 228.057 penumpang,” kata Cahyo, Selasa (14/4/2026).
Sementara itu, Kabupaten Jember menempati posisi kedua dengan total 679.790 penumpang dari jumlah perjalanan yang sama.
Stasiun Jember tercatat sebagai stasiun tersibuk dengan volume pelayanan mencapai 530.448 penumpang. Selain itu, sejumlah daerah lain juga berkontribusi terhadap pergerakan penumpang.
“Kabupaten dan Kota Probolinggo melayani 83.959 penumpang, disusul Lumajang sebanyak 43.237 penumpang, serta Pasuruan dengan 32.392 penumpang,” tambahnya.
Dari sisi pertumbuhan, Banyuwangi mencatat kenaikan tertinggi sebesar 12 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2025. Sedangkan Jember mengalami peningkatan sebesar 6,8 persen.
“Peningkatan ini menunjukkan kereta api masih menjadi pilihan utama masyarakat, terutama untuk mendukung mobilitas selama libur dan musim wisata,” ujarnya.
Ia menambahkan, peningkatan layanan serta pembaruan fasilitas di stasiun turut mendorong bertambahnya jumlah penumpang.
Ke depan, pihaknya berkomitmen terus meningkatkan kualitas layanan, baik dari sisi operasional perjalanan maupun kenyamanan di stasiun, guna memberikan pengalaman terbaik bagi pelanggan.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pelanggan setia kereta api atas kepercayaan yang telah diberikan. Ke depan, kami akan terus berupaya meningkatkan pelayanan,” kata dia. (*/SN)



Post Comment