Demo 21 April Berlanjut, Usai Aksi di Kantor DPRD Kaltim Massa Geser ke Kantor Gubernur

Demo 21 April Berlanjut, Usai Aksi di Kantor DPRD Kaltim Massa Geser ke Kantor Gubernur

SAMARINDA – Ribuan mahasiswa bersama sejumlah elemen masyarakat menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Gubernur Kalimantan Timur, Selasa (21/4/2026). 

Sebelumnya, mereka menggelar demo di depan Kantor DPRD Kaltim. Setelah itu, sekitar pukul 13.00 Wita, massa bergeser ke Kantor Gubernur.

Sampai dengan pukul 17.12 Wita, massa masih terpantau berada di lokasi. Aksi di Kantor Gubernur berlangsung dengan orasi bergantian dari perwakilan mahasiswa maupun masyarakat.
Rizky Pratama, salah satu mahasiswa yang mengikuti aksi menegaskan bahwa aksi yang mereka lakukan membawa tuntutan yang jelas dan terukur. Ia menyebut ada tiga poin utama yang menjadi fokus desakan kepada pemerintah.
Yakni evaluasi seluruh kebijakan Pemerintah Provinsi Kaltim, penghentian praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN), serta mendesak DPRD menjalankan fungsi pengawasan secara maksimal.

Menurut Rizky, mahasiswa akan terus mengawal isu tersebut hingga ada langkah nyata dari pemerintah daerah.
“Kami tidak akan berhenti sampai ada respons konkret. Ini bentuk kegelisahan masyarakat yang merasa tidak lagi didengar,” katanya. 

Veronika, salah satu peserta aksi juga menyampaikan kritik dalam orasinya. Salah satu yang menjadi sorotan adalah anggaran mobil dinas Gubernur Kaltim. 

“Percaya atau tidak kalau mobil itu dibatalkan, percaya atau tidak? Sesuatu yang dibeli tidak dapat ditukar, jangan mau membohongi masyarakat Kaltim,” kata Veronika di hadapan massa. 

Ia pun secara terbuka meminta gubernur untuk mundur apabila tidak mampu memenuhi hak rakyat.

“Kenapa mereka sampai turun ke jalan, karena gubernur merampas hak-haknya. Jangan mau dibohongi sama gubernur sekarang. Apabila hak-hak masyarakat tidak tumbuh, silakan mundur dari jabatan gubernur,” tegasnya.

Post Comment