Cegah Karhutla, Polres Mahulu Imbau Warga Tidak Bakar Lahan
MAHAKAM ULU – Potensi kemarau panjang akibat fenomena El Nino, menjadi ancaman yang dapat mengakibagkan Karhutlah. Hal tersebut membuat jajaran Polres Mahakam Ulu (Mahulu), Kaltim, melarang adanya pembakaran lahan oleh masyarakat.
“BMKG menyampaikan mulai Mei ini sampai sekitar September atau Oktober, curah hujan akan berkurang sehingga berpotensi terjadi kemarau cukup panjang,” terang Kapolres Mahulu, Eko Alamsyah Selasa (5/5/2026).
Kapolres mengatakan, dengan berkurangnya intensitas hujan, dapat mengakibatkan tingkat kekeringan berada diatas rata-rata sehingga meningkatkan potensi terjadinya kebakaran lahan. Meski begitu berdasarkan data yang diterima, tingkat risiko kebakaran di Mahulu masih tergolong rendah.
“Untuk Mahakam Ulu, prediksinya masih di bawah 50 persen kemungkinan terjadi kebakaran hutan dan lahan,” sebut Eko.
Mengantisipasi potensi tersebut, pihak kepolisian melakukan langkah kesiapsiagaan. Fokus utama pengawasan diarahkan pada aktivitas pembukaan lahan oleh masyarakat.
Warga diimbau untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar, mengingat kondisi cuaca yang mulai kering. “Kami menghimbau masyarakat, khususnya yang membuka ladang, agar tidak melakukan pembakaran. Kalau pun dilakukan, harus melalui prosedur dan pengawasan ketat,” sebut Eko. (*/SN)



Post Comment