Timbulan Sampah di Bontang Turun Jadi 76,7 Ton per Hari selama Ramadan, Kok Bisa?
BONTANGĀ – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bontang, Kaltim melansir data timbulan sampah sebelum dan saat Ramadan. Perbedaannya ternyata cukup signifikan. Di mana ketika puasa volumenya justru turun dibanding hari biasa.
Sejak Kamis (19/2/2026) hingga Sabtu (28/2/2026) atau 10 hari Ramadan, total ada 76,7 ton timbulan sampah per hari di Kota Bontang. Volume itu justru lebih rendah dibanding sebelum Ramadan jika ditilik pada Minggu (1/2/2026) hingga Rabu (18/2/2026). Yakni 80,3 ton per hari.
Kepala Bidang (Kabid) Pengelolaan Sampah, DLH Kota Bontang, Syakharuddin, mengatakan jika dibandingkan dengan Ramadan tahun lalu, volume sampah justru mengalami kenaikan sekira 82 ton per hari. Perbedaan ini dinilai baik. Dia memprediksi, salah satu penyebabnya adalah karena kesadaran masyarakat yang mulai meningkat untuk mengurangi sampah.
Syakharuddin menyatakan, turunnya timbulan sampah ini kemungkinan juga karena faktor lain. Yakni penggunaan sampah plastik yang masif. Kendati memiliki bobot lebih ringan, jumlahnya cenderung lebih banyak dibanding hari biasa.
Perbedaan paling signifikan lain adalah volume sampah rumah tangga yang naik. Seperti sisa makanan yang umumnya memiliki bobot lebih besar. Hal ini karena kandungan air tinggi dan belum mengalami pengeringan.
āSampah plastik walaupun banyak tapi dia ringan. Yang berat justru sampah rumah tangga sejenis sisa makanan dan seterusnya,ā terangnya Minggu (8/3/2026) kemarin.
Syakharuddin menyebut, selama Ramadan memang pelbagai pembungkus makanan plastik sekali pakai mengalami peningkatan dari semua komponen sampah yang terhimpun. Menurutnya, peningkatan sampah kresek masih banyak dipengaruhi oleh kebiasaan masyarakat yang membeli makanan menggunakan kresek sekali pakai. āSampah kresek itu susah yang beli (pengepu, Red.), kecuali kresek jenis tertentu. Kalau botol dan gelas plastik itu yang laku,ā ujarnya.
Sampah botol dan gelas plastik, kata Syakharuddin, menjadi incaran pemulung untuk dijual kembali. Makanya proses pemilahan sampah juga terjadi dalam sejumlah tahapan dan tersaring beberapa kali. Petugas pengangkut sampah sendiri juga juga melalukan proses pemilahan sebelum dibawa keTeat Pembuangan AKhir (TPA). āPemulung nanti memilah di TPS. Kemudian di TPA ada yang mengambil dan memilah lagi,ā ucapnya.



Post Comment