Panen Raya, Harga Gabah di Jember Menguat
JEMBER – Para petani di Kabupaten Jember, Jawa Timur, tengah memasuki masa panen raya padi dengan kualitas hasil yang dinilai baik. Selain produksi yang melimpah, harga gabah di tingkat petani juga terpantau cukup menguntungkan, Minggu, 29 Maret 2026.
Salah satu petani di Desa Andongsari, Kecamatan Ambulu, Mahrus, mengatakan panen kali ini memberikan hasil yang memuaskan. Ia menyebut kualitas padi yang dihasilkan bersih dan berbobot.
“Alhamdulillah kualitas padi saat ini sangat bagus,” terangnya saat melakukan panen di lahan miliknya Minggu, (29/3/2026).
Mahrus mengatakan, jika kali ini merupakan panen musim rendeng atau yang dikenal sebagai panen “rojo”. Meski sempat menghadapi berbagai tantangan, seperti serangan hama pada fase vegetatif dan generatif, petani mampu mengatasinya melalui berbagai upaya.
Upaya tersebut antara lain penerapan metode pemupukan yang tepat, serta penyemprotan insektisida dan fungisida secara berkala. Langkah ini dinilai efektif dalam menjaga kondisi tanaman tetap sehat hingga masa panen.
Sementara itu, Lekhar salah satu petani di desa tersebut juga mengatakan harga gabah saat ini relatif stabil dan cenderung menguat. Untuk Gabah Kering Giling (KG), harga mencapai Rp7.500 per kilogram.
Sedangkan Gabah Kering Sawah (KS) jenis Logawa dibanderol sekitar Rp6.200 per kilogram, dan untuk jenis non-Logawa berada di kisaran Rp6.400 per kilogram.
“Alhamdulillah kualitas gabah petani saat ini rata-rata bagus, sehingga harga juga cukup baik di pasaran,” ujarnya.
Dengan kondisi harga yang stabil dan kualitas panen yang baik, para petani berharap tren positif ini dapat terus berlanjut pada musim tanam berikutnya, sehingga kesejahteraan petani semakin meningkat.



Post Comment