Konektivitas Wilayah Terpencil, Jalur Kubar–Ujoh Bilang Ditargetkan Mulus Terkoneksi 2027
MAHAKAM ULU – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Timur (Kaltim) terus mendorong peningkatan konektivitas antarwilayah melalui pembangunan infrastruktur jalan. Salah satu proyek strategis yang menjadi perhatian adalah penanganan ruas jalan Tering, Kutai Barat (Kubar), menuju Ujoh Bilang, Mahakam Ulu (Mahulu).
Wakil Gubernur Kaltim, Seno Aji, meninjau langsung kondisi ruas jalan tersebut dalam rangkaian Safari Ramadan ke wilayah Mahakam Ulu. Peninjauan ini turut diikuti Wakil Ketua DPRD Kaltim Ekti Imanuel, sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD), serta staf Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Kementerian Pekerjaan Umum.
Dalam keterangannya, Seno Aji menyebut ruas jalan Tering–Ujoh Bilang memiliki panjang sekitar 136 kilometer. Berdasarkan hasil peninjauan, kondisi jalan pada kilometer 0 hingga kilometer 41 dinilai relatif baik dan sudah dapat dilalui kendaraan.
“Kondisi jalan dari Tering sampai kilometer 41 cukup baik dan sudah bisa dilewati. Ini tentu akan terus berproses,” ujarnya.
Pembangunan ruas jalan tersebut dilakukan secara kolaboratif antara pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten. Penanganan kilometer 0 hingga kilometer 10 dikerjakan BBPJN Kementerian Pekerjaan Umum, sementara kilometer 11 hingga kilometer 41 ditangani Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Kalimantan Timur.
Selanjutnya, ruas kilometer 41 hingga kilometer 117 kembali menjadi tanggung jawab BBPJN. Adapun Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu melanjutkan penanganan pada ruas kilometer 117 hingga kilometer 136.
Menurut Seno Aji, pembangunan jalan ini masih terus berjalan dan diharapkan dapat tersambung sepenuhnya pada 2027 mendatang.
“Kita berharap pembangunan ruas ini terus berjalan lancar sehingga pada 2027 mendatang sudah dapat tersambung sepenuhnya,” katanya.
Keberadaan jalan Tering–Ujoh Bilang dinilai sangat strategis dalam membuka keterisolasian wilayah Mahakam Ulu serta memperkuat konektivitas dengan Kabupaten Kutai Barat. Dengan akses darat yang semakin baik, mobilitas masyarakat dan distribusi barang diharapkan kian lancar.



Post Comment