Kaltim Darurat Narkotika Terus Jadi Sorotan Kapolda

Kaltim Darurat Narkotika Terus Jadi Sorotan Kapolda

BALIKPAPAN – Kapolda Kalimantan Timur Irjen Pol Endar Priantoro mengungkapkan bahwa sekitar 60 persen tahanan di wilayah Kalimantan Timur tersangkut kasus narkotika, baik sebagai pengguna maupun pengedar skala kecil. Tingginya angka perkara narkoba tersebut menjadi tantangan terbesar kepolisian, di tengah relatif rendahnya tindak pidana konvensional lainnya di daerah ini.

Dalam sambutannya, Irjen Pol Endar Priantoro menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada Polda Kaltim sebagai salah satu lokasi penjaringan aspirasi masyarakat dalam rangka percepatan reformasi Polri.

“Kami merasa sangat terhormat karena Polda Kaltim dipilih sebagai salah satu objek kegiatan Komisi Percepatan Reformasi Polri. Forum ini menjadi ruang penting untuk menyerap masukan dari berbagai elemen masyarakat demi perbaikan Polri ke depan,” ujarnya.

Menurut Kapolda, berbagai masukan yang disampaikan dalam forum audiensi tersebut bersifat positif dan konstruktif. Seluruh aspirasi itu akan menjadi bahan evaluasi internal guna meningkatkan kualitas pelayanan dan kinerja kepolisian.

“Alhamdulillah, masukannya positif. Kita menunggu hasil dan rekomendasi tim komisi yang nantinya akan disampaikan kepada Presiden,” jelasnya.

Kapolda Kaltim juga memaparkan kondisi Polda Kaltim yang saat ini didukung sekitar 10.900 personel yang tersebar di 10 polres, terdiri dari dua polresta dan delapan polres. Personel tersebut bertugas mengamankan wilayah seluas kurang lebih 129 ribu kilometer persegi dengan jumlah penduduk sekitar 4,2 juta jiwa.

“Kondisi ini tentu menjadi tantangan tersendiri bagi kami, mengingat luas wilayah hampir setara satu setengah kali Pulau Jawa, namun dengan jumlah penduduk yang lebih sedikit,” ungkapnya.

Post Comment