Festival Lom Plai Kembali Masuk KEN 2026

Festival Lom Plai Kembali Masuk KEN 2026

KUTAI TIMUR – Festival adat dan budaya Lom Plai Dayak Wehea, Kecamatan Muara Wahau, Kabupaten Kutai Timur (Kutim) kembali masuk Kharisma Event Nusantara (KEN) 2026.

“Baru beberapa hari lalu diumumkan, Lom Plai kembali lolos dalam agenda KEN, setelah tahun lalu terlepas,” ucap Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Kutim Akhmad Rifanie, di Sangatta, Jum’at (30/1/2026).

Pengumuman tersebut tercantum dalam Keputusan Menteri Pariwisata Republik Indonesia nomor SK/2/HK.01.02/MP/2026. Festival adat dan budaya Lom Plai bersama Balikpapan Fest dan Erau Kutai jadi event unggulan nasional Kalimantan Timur.

Dia mengatakan kembalinya Festival Lom Plai dalam agenda KEN 2026, menjadi kehormatan bagi Kabupaten Kutai Timur untuk mempromosikan potensi wisata dan budaya lebih luas.

“Ini dapat meningkatkan kunjungan wisatawan yang berdampak pada pertumbuhan ekonomi daerah,” ujarnya.

Rifanie menjelaskan perjuangan Pemkab Kutim untuk kembali memasukkan Festival Lom Plai dalam KEN 2026 telah dilakukan sejak akhir tahun lalu.

Pihaknya telah menyampaikan presentasi terkait festival budaya Dayak Wehea tersebut untuk dikenalkan ke dunia luas.

“Di tempat ini kebudayaan tidak dipamerkan sebagai artefak beku, melainkan dihidupi sebagai nafas keseharian. Ini salah satu keunikan Festival Lom Plai,” tuturnya.

Sementara itu, masyarakat adat Dayak Wehea sebagai koordinator panitia Festival Lom Plai, Yuliana Wetuq mengatakan saat ini persiapan telah dilakukan sejak awal tahun lalu.

Dia menyampaikan Festival adat dan budaya Lom Plai akan dilaksanakan 23 Maret – 24 April 2026. Seluruh masyarakat dayak wehea bergotong royong mempersiapkan pesta adat itu.

“Kalau kabarnya sudah masuk KEN, kami upayakan untuk agenda tahun ini bakal lebih meriah dari tahun lalu,” katanya.

Yuliana menuturkan pihaknya meminta bantuan dari pemerintah daerah dan perusahaan swasta, untuk memeriahkan pesta adat tahunan Dayak Wehea.

Post Comment