Distribusi Kebutuhan Pokok Mahulu Terkendala Akses Transportasi

Distribusi Kebutuhan Pokok Mahulu Terkendala Akses Transportasi

MAHAKAM ULU – Distribusi kebutuhan pokok ke Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu) hingga kini masih banyak bergantung pada jalur Sungai Mahakam. Akses tersebut membutuhkan waktu tempuh yang panjang serta biaya angkut yang relatif tinggi.

Kondisi ini berdampak langsung pada harga barang kebutuhan pokok di tingkat masyarakat. Biaya logistik yang besar membuat harga barang di Mahulu cenderung lebih mahal dibandingkan daerah perkotaan.

Ketergantungan pada transportasi sungai terjadi karena keterbatasan akses darat yang belum memadai. Infrastruktur jalan yang belum optimal membuat distribusi barang melalui jalur darat belum dapat diandalkan sepenuhnya.

Situasi tersebut menjadi perhatian berbagai pihak, termasuk wakil rakyat di tingkat provinsi. Peningkatan konektivitas darat dinilai penting untuk memperlancar arus barang dan jasa.

Anggota DPRD Kalimantan Timur (Kaltim), Yonavia, menilai kondisi geografis Mahulu menjadi tantangan tersendiri. Jarak yang jauh dari pusat perkotaan serta medan yang berat memperumit proses distribusi.

“Mahulu sangat jauh dari perkotaan dan medannya berat, ketergantungan pada jalur sungai sulit dihindari selama akses darat belum memadai,” ujarnya, Minggu (1/2/2026).

Yonavia menegaskan, perbaikan infrastruktur jalan akan membawa dampak besar bagi masyarakat. Akses yang baik diyakini mampu menekan biaya distribusi dan meningkatkan aktivitas ekonomi.

“Kalau jalannya bagus, aktivitas masyarakat dan perekonomian tentu akan jauh lebih lancar,” katanya.

Ia berharap pembangunan infrastruktur transportasi ke Mahulu dapat menjadi prioritas pemerintah.

Post Comment