1.907 Wisatawan Padati Kawah Ijen Banyuwangi Selama Libur Isra Miraj 2026
BANYUWANGI – Momen libur panjang Isra Miraj kemarin dimanfaatkan ribuan masyarakat untuk berwisata ke Bumi Blambangan, Banyuwangi. Dari beragam destinasi yang tersedia, Taman Wisata Alam (TWA) Kawah Ijen kembali menjadi primadona dan destinasi paling diburu wisatawan.
Pesona Kawah Ijen yang telah mendunia tak hanya memikat wisatawan lokal, tetapi juga menarik pelancong dari luar Pulau Jawa. Berdasarkan data resmi pengelola, jumlah kunjungan wisata khusus ke Kawah Ijen selama libur Isra Miraj pada 16–18 Januari 2026 mencapai 1.907 wisatawan.

Secara keseluruhan, sektor pariwisata Banyuwangi menunjukkan tren positif di awal tahun 2026. Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Banyuwangi mencatat total pergerakan wisatawan yang berkunjung ke berbagai destinasi di seluruh wilayah kabupaten mencapai 17.923 orang selama periode libur panjang tersebut.
“Angka ini menunjukkan bahwa Banyuwangi tetap konsisten menjadi tujuan favorit untuk menghabiskan waktu libur panjang,” ujar Kepala Disbudpar Banyuwangi, Taufik Rohman.
Salah satu wisatawan yang turut menikmati liburan di Banyuwangi adalah Nur Fitri Buamona, pelancong asal Ternate, Maluku Utara. Ia mengaku rela menempuh perjalanan jauh demi membuktikan langsung keindahan alam Banyuwangi, dengan menghabiskan waktu selama tiga hari di daerah tersebut.
Fitri menuturkan, Kawah Ijen menjadi puncak dari rangkaian perjalanannya menjelajahi berbagai destinasi wisata Banyuwangi. Mendaki gunung dengan danau kawah asam terbesar di dunia yang memiliki air berwarna hijau toska tersebut memberikan pengalaman yang tak terlupakan, terlebih karena merupakan pendakian gunung pertamanya.
“Kita sudah 3 hari di Banyuwangi, kemarin main di Pulau Merah dan Pulau Mbedil. Hari terakhir ini di Kawah Ijen. Ini sangat perdana mendaki jadi sangat menguji adrenalin dan terbayarkan ketika sudah sampai di puncak yang sangat bagus,” ungkap Fitri.
Selain tantangan fisik saat pendakian, keindahan alam Kawah Ijen memang menjadi magnet utama bagi wisatawan. Panorama matahari terbit yang menyinari dinding kaldera, berpadu dengan aktivitas penambang belerang tradisional, menghadirkan pemandangan dramatis yang jarang ditemukan di destinasi lain.
Tingginya minat wisatawan ini kembali menegaskan posisi Banyuwangi sebagai salah satu destinasi unggulan nasional, dengan kekayaan wisata alam yang lengkap, mulai dari gunung, pantai, hingga wisata bahari kelas dunia.



Post Comment