Program Banyuwangi Hijau Mampu Layani 23.410 Rumah Tangga
BANYUWANGI – Program Banyuwangi Hijau mendapatkan animo positif dari warga, Saat ini terdapat 23 ribu lebih rumah tangga di banyuwangi dari 73 desa yang bergabung program pengelolaan sampah ramah lingkungan ini. Pertama kali berjalan pada 2023 yang lalu, hingga kini program tersebut mampu melayani lebih dari 500.000 jiwa warga Banyuwangi.
Sementara itu, fasilitas TPS 3R Balak Kecamatan Songgon yang menjadi stasiun pengolahan sampah Program Banyuwangi Hijau telah menerima lebih dari 14.145 ton sampah sejak awal operasional dengan dukungan 91 tenaga kerja. Dengan pengelolaan sampah anorganik sebanyak 652 ton dan sampah organik sebanyak 455 ton.
“Capaian tersebut menunjukkan terus meningkatnya partisipasi masyarakat dalam mendukung pengelolaan sampah berbasis sumber serta penguatan sistem layanan persampahan terpadu di tingkat desa dan kawasan,” kata Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani, Selasa (12/5/2026).
Ipuk mengaku terus mendorong agar desa terus mendukung program ini. Sampah rumah tangga dari warga desa tidak hanya dibakar atau dibuang ke sungai, tapi dikumpulkan, dipilah dan dibawa ke TPS 3R oleh petugas.
Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Banyuwangi Dwi Handayani mengatakan, jika pengelolaan sampah pada Program Banyuwangi Hijau tak lepas dari peran desa. Sebanyak 73 desa juga telah bekerjasama melalui penandatanganan PKS. Semua desa tersebut juga telah membentuk lembaga operator desa untuk mendukung layanan persampahan.
“Desa desa tersebut juga menganggarkan Alokasi Dana Desa Khusus (ADDK) untuk kegiatan persampahan desa periode 2023–2026 total mencapai sebesar Rp. 3,97 miliar,” ungkapnya, Senin (11/5/2026)
Selain pembangunan sistem layanan, perubahan perilaku masyarakat juga menjadi fokus program. Hingga kini, sebanyak 46.555 warga telah mengikuti kegiatan edukasi dan pelatihan terkait pengelolaan sampah yang digelar Tim Banyuwangi Hijau.
“Pada 2026, Program Banyuwangi Hijau menargetkan perluasan layanan hingga menjangkau 116 desa dengan cakupan sekitar 885 ribu jiwa warga,” ujarnya. (*/SN)



Post Comment