Amankan Unjuk Rasa di Samarinda, Satbrimob Polda Kaltim Kerahkan Personel dan Tim Anti-Drone
BALIKPAPAN – Satuan Brimob Polda Kaltim mengerahkan enam Satuan Setingkat Kompi (SSK) Pasukan Huru-Hara (PHH), dua unit tim escape, serta satu Satuan Setingkat Tim (SST) drone dan anti-drone untuk mengamankan aksi unjuk rasa yang dijadwalkan berlangsung Selasa (21/4/2026) di depan kantor Gubernur dan DPRD Provinsi Kalimantan Timur, Samarinda. Sejumlah kendaraan taktis turut disiagakan untuk mendukung operasi tersebut.
Sebagai langkah awal, tiga SSK pasukan Brimob telah diberangkatkan hari ini dari Balikpapan menuju Samarinda guna memperkuat pengamanan di titik-titik vital. Aksi massa yang dimotori Aliansi Perjuangan Masyarakat Kaltim itu membawa tuntutan penolakan praktik KKN dan desakan audit menyeluruh terhadap Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur.

Dansat Brimob Polda Kaltim Kombes Pol. Andy Rifai, yang memimpin langsung operasi pengamanan, menegaskan bahwa seluruh personel diinstruksikan untuk bertindak profesional di lapangan.
“Kami hadir untuk menjamin hak masyarakat dalam menyampaikan aspirasi agar berjalan aman dan tertib. Seluruh personel diinstruksikan untuk bertindak humanis namun tetap tegas sesuai SOP pengamanan yang berlaku,” ujarnya.
Kabagops Satbrimob Polda Kaltim AKP Nugroho Widihyanto menambahkan bahwa teknologi anti-drone akan dimaksimalkan untuk memantau pergerakan udara di sekitar lokasi.
“Selain pergerakan pasukan darat, kami menerjunkan tim khusus drone dan anti-drone untuk memastikan ruang udara steril dari gangguan yang dapat memicu kericuhan. Kami ingin memastikan seluruh elemen, baik peserta aksi maupun masyarakat umum, tetap merasa aman selama kegiatan berlangsung,” ujarnya.(MA/SatbrimobPoldaKaltim).



Post Comment