60 Persen Balita Tak Terpantau Posyandu, Bupati Sri Juniarsih Berang

60 Persen Balita Tak Terpantau Posyandu, Bupati Sri Juniarsih Berang

BERAU — Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, memberikan peringatan keras terkait melonjaknya angka stunting di Kabupaten Berau yang kini mencapai 34 persen.

Angka ini dinilai sangat mengkhawatirkan karena berada jauh di atas rata-rata nasional yang sebesar 20 persen, sekaligus mengungkap fakta bahwa mayoritas balita di Berau luput dari pantauan kesehatan.

Berdasarkan data Sistem Informasi Gizi dan Kesehatan Keluarga (SIGIZIKESGA) tahun 2025, dari total 23.105 balita di Berau, hanya sekitar 40,6 persen yang rutin melakukan pengukuran di posyandu.

Artinya, sekitar 60 persen atau belasan ribu balita di Bumi Batiwakkal “hilang” dari radar pemantauan tumbuh kembang.

“Masih ada sekitar 60 persen balita yang belum terpantau. Ini harus menjadi perhatian serius bagi kita semua,” tegas Sri Juniarsih.

Sang Bupati menekankan bahwa penanganan stunting adalah prioritas utama yang tidak bisa ditunda.

Ia secara khusus menyoroti latar belakang pengurus PKK yang beragam, mulai dari guru, pegawai bank, hingga karyawan perusahaan agar tidak menjadikan kesibukan profesional sebagai alasan untuk mengabaikan tugas organisasi dalam menggerakkan masyarakat ke posyandu.

Menurutnya, keberhasilan program kesehatan tidak menuntut waktu yang lama, melainkan kemampuan membangun komunikasi yang efektif dan cerdas.

“Latar belakang profesi jangan jadi kendala. Tidak perlu waktu lama, tapi bagaimana ibu-ibu bisa membangun komunikasi efektif dengan anggota dan posyandu. Keterbatasan waktu bukan alasan utama,” ujarnya mengingatkan. (*/SN)

Post Comment