Rujukan Daerah Lain, Banyuwangi Sukses Angkat Budaya Jadi Kekuatan Ekonomi

Rujukan Daerah Lain, Banyuwangi Sukses Angkat Budaya Jadi Kekuatan Ekonomi

BANYUWANGI – Capaian kinerja Banyuwangi di sejumlah bidang menjadi daya tarik berbagai daerah untuk datang dan berbagi pengalaman. Di antaranya Walikota Padang Panjang, Sumatera Barat, Hendri Arnis, dan Bupati Malang M. Sanusi yang datang langsung ke Banyuwangi untuk sharing tentang pengelolaan pariwisata.

Keduanya disambut langsung  oleh Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani beserta jajaran Pemkab Banyuwangi di Kantor Pemkab Banyuwangi, Kamis (9/4/2026).

Didepan kedua bupati dan wali kota tersebut, Ipuk  mengatakan Banyuwangi adalah kabupaten terluas di Jawa Timur dengan 1,7 juta penduduk, luasnya hampir setara gabungan enam daerah di Surabaya Raya.

“Tantangan tersebut serta keterbatasan fiskal menuntut kami harus terus berinovasi untuk mengubah tantangan menjadi peluang,” kata Bupati Ipuk.

Salah satunya dengan membuat skala prioritas dalam pembangunan serta mendesain pariwisata sebagai penggerak ekonomi daerah. Fokusnya bukan hanya mendatangkan wisatawan, tapi menggerakkan ekonomi warga dan membuka lapangan kerja.

“Kami menerapkan konsep 3A, yakni memastikan aksesibilitas, atraksi dan amenitas yang terjangkau dan tersedia. Kami bersyukur memiliki warga Banyuwangi yang sangat bangga dengan budayanya. Jadi, ide kami sangat nyambung dengan warga,” kata Ipuk.

Di Banyuwangiہ lanjutnya, seni dan budaya tidak ditinggalkan tapi justru diangkat dan dikemas menjadi magnet wisata yang semakin apik bersama dengan pelaku seni dan budaya daerah. Banyuwangi Festival yang telah menjadi agenda wisata BAnywuangi, sebagian besar eventnya adalah tradisi dan budaya lokal warga Banyuwangi yang telah mengakar.  

“Tradisi yang telah hidup turun temurun di warga, kami kemas sedemikian rupa dengan manajemen event kekinian, akhirnya menjadi atraksi yang menarik. Banyak event yang memang digelar atas inisiatif warga, kami mengkurasinya sedikit agar lebih apik atraksinya,” papar Ipuk.

Berkat kolaborasi dan kerja bersama tersebut pertumbuhan ekonomi Banyuwangi terus meningkat. Pada 2025 tercatat sebesar 5,65 persen meningkat signifikan dari 2024 yang sebesar 4,68 persen. Persentase penduduk miskin turun dari 6,54 persen di 2024 menjadi 6,13 pada 2025. (*/SN)

Post Comment