Kakao Berau Berhasil Pikat Industri Cokelat Belanda

Kakao Berau Berhasil Pikat Industri Cokelat Belanda

BERAU — Kualitas biji kakao asal Kabupaten Berau, Kaltim, kian mengukuhkan posisinya di peta industri cokelat dunia.

Produk perkebunan Bumi Batiwakkal ini secara resmi telah masuk dalam rantai pasok produsen cokelat premium asal Prancis, Valrhona, yang dikenal hanya menggunakan bahan baku dengan standar kualitas tertinggi.

Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, menyatakan bahwa saat ini cokelat Berau berada pada rating tertinggi sebagai salah satu yang terbaik di Indonesia.

Karakter rasa yang khas dan konsistensi kualitas bijinya menjadi alasan utama industri global, termasuk pasar Eropa, sangat meminati komoditas ini.

“Alhamdulillah, sampai saat ini cokelat Berau masih di rating tertinggi. Kualitas kita sudah diakui oleh Valrhona di Prancis, ini adalah peluang besar bagi daerah,” ungkap Bupati Sri, Selasa (7/4/26).

Prestasi internasional ini dibuktikan dengan pengiriman 10 ton biji kakao ke Valrhona, Prancis, baru-baru ini.

Tak berhenti di situ, dalam pameran internasional di Amsterdam, Belanda, kakao Berau juga berhasil mengamankan kesepakatan kerja sama dengan komitmen pasokan mencapai 50 ton per tahun.

“Cokelat Berau sudah diakui tinggi peminat. Kami terus mendorong agar standar fermentasi dan teknik pengeringan petani ditingkatkan agar tetap sesuai dengan standar industri cokelat dunia,” tambahnya.

Ke depan, Pemkab Berau berencana melakukan hilirisasi melalui pengembangan agrowisata kakao.

Langkah ini bertujuan agar nilai tambah kakao tidak hanya berhenti pada ekspor bahan mentah, tetapi juga memberikan pengalaman edukasi bagi wisatawan sekaligus mempromosikan produk olahan lokal ke kancah global.(*/SN)

Post Comment