Bupati Kutim Bidik Dukungan Pusat untuk Bangun Infrastruktur Strategis
KUTAI TIMUR – Upaya percepatan pembangunan infrastruktur di Kutai Timur (Kutim) kian menemukan momentum. Bupati Ardiansyah Sulaiman kini tak hanya mengandalkan kekuatan anggaran daerah, tetapi juga membidik dukungan dari pemerintah pusat.
Langkah tersebut diperkuat dengan kunjungan Bendahara Umum DPP Partai Demokrat, Irwan Fecho, ke Kantor Bupati Kutai Timur, Rabu (25/3/2026) lalu. Pertemuan itu menjadi ajang silaturahmi sekaligus membuka ruang diskusi terkait peluang kolaborasi pembangunan.
Menurut Ardiansyah, komunikasi dengan pihak yang memiliki akses ke pemerintah pusat menjadi peluang strategis bagi daerah. Terutama untuk mendapatkan arahan program nasional yang relevan dengan kebutuhan Kutim, khususnya di sektor infrastruktur.
“Ini peluang besar. Kita bisa mendapatkan arahan program dari pusat, terutama untuk pembangunan infrastruktur,” ujarnya kepada awak media, Jum’at (27/3/2026).
Meski demikian, ia menegaskan kemampuan fiskal daerah masih cukup untuk menjalankan sejumlah proyek, termasuk skema multiyears. Namun, untuk percepatan pembangunan berskala besar, dukungan pusat tetap diperlukan.
“Kalau hanya mengandalkan daerah tetap jalan. Tapi untuk lebih cepat dan luas, tentu perlu dukungan tambahan,” jelasnya.
Sejumlah proyek strategis pun mulai disiapkan. Mulai dari pembangunan rumah sakit di Muara Wahau, pengembangan penangkaran buaya, hingga rencana kawasan waterfront city yang kini masih dalam tahap kajian.
Tak kalah penting, pembangunan infrastruktur jalan menjadi fokus utama. Pemkab Kutim menargetkan konektivitas hingga ke wilayah pesisir, termasuk membuka akses jalan menuju Sandaran.
“Kita ingin jalan bisa tembus sampai ke Sandaran. Kalau jalur pesisir ini terbuka, potensi Tanjung Mangkalihat dan Manubar bisa berkembang pesat,” tegas Ardiansyah.



Post Comment