LPG 3 Kg Langka, DPRD Banyuwangi Minta Distribusi Diperketat

LPG 3 Kg Langka, DPRD Banyuwangi Minta Distribusi Diperketat

BANYUWANGI – Kelangkaan LPG 3 Kg subsidi menjelang dan setelah Hari Raya Idul Fitri menjadi perhatian serius DPRD Banyuwungi. 

Dewan menyebut pengawasan distribusi yang belum optimal menjadi salah satu penyebab terganggunya pasokan di masyarakat.

“Gas LPG 3 kg merupakan kebutuhan pokok warga. Kelangkaan dan harga tinggi sangat berdampak ke kehidupan sehari-hari,” terang Ketua Komisi II DPRD Banyuwangi, Emy Wahyuni Dwi Lestari  saat rapat dengar pendapat dengan pihak pertamina, Kamis (26/3/2026).

Pemkab Banyuwangi bersama Pertamina diharapkan memperbaiki sistem pengawasannya,” ujarnya.

Ia menambahkan agen LPG wajib melakukan pengawasan ketat terhadap pangkalan sebagai ujung distribusi. Jika terjadi pelanggaran, pangkalan diminta bertanggung jawab dan dikenai sanksi sesuai aturan.

“Pertamina diminta mengevaluasi sistem distribusi LPG 3 kg secara menyeluruh, termasuk penjualan di tingkat pengecer agar harga tetap sesuai HET,” katanya.

Sementara itu, Area Manager Communication, Relations & CSR Jatimbalinus Ahad Rahedi menyebut pihaknya telah menyalurkan tambahan LPG selama Ramadan dan Lebaran. Penyaluran bahkan meningkat hingga 337 persen atau sekitar 213 ribu tabung.

“Pertamina terus mengingatkan pangkalan resmi agar menjual sesuai HET. Masyarakat juga diimbau membeli di pangkalan resmi agar harga tetap sesuai ketentuan,” ujarnya.

Post Comment