Ipuk: Ketersediaan Bahan Pokok di Banyuwangi Aman Hingga Lebaran

Ipuk: Ketersediaan Bahan Pokok di Banyuwangi Aman Hingga Lebaran

BANYUWANGI – Pemkab Banyuwangi, Jatim, memastikan ketersediaan komoditas bahan pokok dan Bahan Bakar Minyak (BBM) selama Ramadan hingga Lebaran 2026. Stok bahan pokok di Banyuwangi surplus bahkan hingga memenuhi kebutuhan daerah lain. 

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani melakukan mengecek langsung stok pangan di Gudang Bulog Banyuwangi dan memantau cadangan BBM di Terminal Bahan Bakar Minyak (TBBM) Tanjungwangi, belum lama ini.

“Alhamdulillah dari hasil pengecekan kami hari ini, stok beras, minyak goreng maupun BBM dan gas elpiji di Banyuwangi sangat cukup. Harga terkendali,” ujar Ipuk.

Ia menambahkan, pemerintah daerah akan rutin memantau perkembangan stok dan distribusi bahan pokok, serta energi secara berkelanjutan untuk mencegah adanya permainan harga di tingkat pasar.

“Kami terus melakukan pengawasan bersama tim TPID, Satgas Pangan Polresta, juga Bulog. Selain untuk menjaga stabilitas harga, kita juga bersama-sama mengawasi agar tidak ada permainan dari para tengkulak,” kata Ipuk.

Kepala Bulog Cabang Banyuwangi Dwiana Puspitasari menyebut, stok beras di gudang Bulog Banyuwangi saat ini sebanyak 97 ribu ton.

Stok tersebut sangat cukup untuk mencukupi kebutuhan konsumsi masyarakat Banyuwangi selama Ramadan dan Lebaran. Bahkan, Bulog Banyuwangi bisa mensuplai daerah Indonesia bagian timur yang defisit beras. Seperti Papua dan NTT.

Realisasi penyerapan kami sudah mencapai sekitar 28 persen dari target, padahal masih Februari ya. Artinya tren penyerapan cukup bagus dan stok cadangan akan terus bertambah,” jelas Dwiana. 

Terpantau di Pasar Blambangan, harga beras premium kemasan 5Kg sebesar Rp 75 ribu, beras kualitas medium kemasan 5Kg sebesar Rp 68 ribu.      

Selain beras, Bulog juga memastikan ketersediaan minyak goreng. Saat ini stok minyak goreng di gudang mencapai sekitar 38.000 liter. Dalam waktu dekat, Bulog juga akan menerima tambahan pasokan sekitar 100.000 liter. Stok komoditas pangan lain juga tersedia di Bulog, seperti gula sebanyak 85 ton.

“Untuk menjaga stabilitas harga, kami bersama Pemkab dan TPID rutin menggelar pasar murah setiap harinya di tiap kecamatan. Jadi, masyarakat tidak perlu khawatir. Cadangan pangan Banyuwangi sangat aman,” tuturnya.

Post Comment